Kamis, 09 Februari 2017

Proyek Hiasan Lampu


Assalamualaikum Wr. Wb.

Tahun kedua menjadi guru Prakarya di SMP Mutiara Bunda. Kali ini saya akan cerita mengenai proyek yang dikerjakan oleh kelas 9 pada semester I tahun ajaran 2016-2017. Masih sama dengan proyek di tahun sebelumnya yaitu membuat hiasa lampu. Kalau tahun lalu material utama yang digunakan adalah stik es krim, di tahun ini seluruh siswa saya berikan ruang untuk menggunakan material yang lebih beragam sesuai kreatifitas mereka. Pipa PVC, karton duplek, stik es krim, kaleng, kayu, kertas kalkir, CD bekas, benang rajut, dll menjadi material yang digunakan pada pembuatan proyek kali ini. Beragamnya material mengharuskan setiap siswa untuk mampu mencari solusi secara mandiri ketika menghadapi kendala. Alhamdulillah...banyak siswa yang mampu menghasilkan kreasi hiasan lampu yang menarik, bahkan ada juga siswa yang berhasil membuat kipas angin dari CD bekas setelah lima kali percobaan, hebat kan... 😉

Nah...ini beberapa penampakan dari karya siswa kelas 9. Foto yang ditampilkan menginformasikan tanggal yang salah (males ngatur tanggal di kamera, hehe...)

Karla Annisa Damayanti (9 Precious)


Irsyad Ismail Akmaluddin (9 Virtuous)


Theresna Zahra Sembiring (9 Noble)


Rifqi Hibaturrahman Samsudin (9 Noble)


Muhammad Bintang Ramadhan (9 Noble)
Muhamad Aqila Indra Dafa (9 Grand)
Salwa Syauqina Heika (9 Grand)

Baiklah, kali ini saya akan mengulas satu lampu tidur yang terbuat dari karton duplek yang dibuat oleh Ghaida Afifah Wahyu Putri kelas 9 Virtuous.

Dalam pembuatan lampu tidur ini, alat dan bahan yang digunakan adalah karton duplek/karton padi, lem kayu, gunting, penggaris, pensil/bolpoin, rangkaian lampu. 

Langkah pembuatan lampu tidur ini sebetulnya hanya sedikit, namun kita perlu membuat empat lapis pada setiap pola dan menempelnya satu sama lain. Kenapa? Untuk dihasilkan kerangka lampu tidur yang lebih kokoh, mengingat ketebalan karton duplek yang digunakan tidak akan menyangga dengan baik jika hanya satu lapis. Berikut langkah yang harus dilakukan:
  1. Siapkan alat dan bahan
  2. Gambarlah pola pada karton duplek/karton padi sesuai gambar No. 1 dan No. 2 (masing-masing 4 lembar)
  3. Potong setiap pola dengan rapi menggunakan gunting (perlu ekstra tenaga pada proses ini, hehe)
  4. Setelah semua pola terpotong, lem dan satukan setiap pola yang terdiri dari 4 lembar menggunakan lem kayu
  5. Cat setiap bagian menggunakan pylox/cat akrilik/poster berwarna hitam dan putih (sesuai kreasi)
  6. Pasang rangkaian lampu pada duplek berbentuk lingkaran yang berlubang
  7. Susunlah setiap kerangka menjadi hiasan lampu seperti pada gambar No. 3 
  8. Nyalakan lampu dan lampu tidur siap digunakan ^_^
Note: Pada lampu tidur ini menggunakan lampu yang dapat berubah warna sehingga efek cahaya yang 
          dihasilkan nampak sesuai dengan tema hiasan lampu yang dibuat, yaitu...luar angkasa


Gambar No. 1
Pola Penyangga Bagian Tengah


Gambar No. 2
Pola Tiang 


Gambar No. 3
Hasil Akhir Lampu Tidur


Ya...demikianlah ulasan mengenai pembuatan lampu tidur berbahan dasar karton duplek yang dihasilkan salah satu murid kelas 9 SMP Mutiara Bunda pada pelajaran Prakarya Sem 1 Tahun Ajaran 2016/2017. Semoga dapat menginspirasi kita untuk membuat sebuah karya yang menarik dan berguna.

Kamis ini

Bandung Kamis ini...
Ditemani rintiknya hujan sedari pagi
Begitu dingin...sangat dingin...
Matahari seperti enggan memberi kehangatan
Dan mendungnya seakan menambah kelamnya hati

Aku disini...
Sendiri...
Memaksakan diri menikmati hembusan angin kencang nan dingin
Malas rasanya untuk beranjak
Malas rasanya bertemu orang-orang

Rasanya sakit...sakit...
Aku tahanTapi tak bisa
Tak bisa ya Allah...
Tak bisa...

Apa ini ya Allah?
Apa yang harus aku lakukan?

Bimbing hamba ya Allah
Dalam rasa sabar dan keikhlasan


Bandung, 9 Februari 2017







Kamis, 26 Januari 2017

Kreasi Kain Flanel



Image result for pengertian kain flanel
Untuk para crafter flanel atau felt pasti tidak asing lagi. Kain yang dibuat dari serat wol dengan tekstur dan jenis yang beragam ini memiliki warna-warna yang sangat menarik, apalagi kalau sudah disusun berdasarkan gradasi warna, bikin mata rasanya seger banget. Tekstur kain flanel yang lembut dan mudah dibentuk menjadikan kain flanel dapat dibuat berbagai kreasi dari mulai bros, jepit rambut, sandal, boneka, tempat pensil, hiasan, dan aplikasi lainnya. 
Saya sendiri sudah sangat akrab dengan kain flanel sejak tahun 2007 kalau tidak salah 😁 Awalnya lihat teman yang bawa buku tentang flanel, dari situ saya mulai deh coba-coba buat berbagai kerajinan dari kain flanel. Bahkan souvenir pernikahan saya adalah frame yang saya buat sendiri dari kain flanel dengan aplikasi tusuk feston. Dan di tahun 2009, saya sudah menjadikan kain flanel sebagai sumber penghasilan saya. Kala itu, saya membuat sendal, bando, dan bros yang alhamdulillah sudah sampai ke daerah NTT. 

Nah, kali ini saya ingin berbagi cara membuat kreasi sederhana dari kain flanel, sangat simple tapi menurut saya hasilnya sangat menarik. (narsis....hehehe....).

Bahan yang perlu kita siapkan adalah:
1. Kain flanel warna merah dan hijau (boleh ganti warna sesuai selera)
2. Sumpit
3. Pot tanah liat kecil
4. Lem UHU
5. Koran
6. Solatip kertas
7. Gunting
8. Benang
9. Jarum jahit 
10. Lem tembak
11. Pita

Cara membuat:
  1. Buat pola berbentuk lingkaran pada koran, kemudian gunting kain flanel merah sesuai pola (buat kurang lebih 30 lembar/disesuaikan)
  2. Lipat kain flanel berbentuk lingkaran menjadi setengah lingkaran dan lipat lagi hingga membentuk seperempat lingkaran. Kemudian, pada bagian ujung kain yang lancip, jahit 2-3 kali agar kain flanel menyatu (bisa juga menggunakan lem UHU). Lakukan pada semua bagian kain flanel warna merah.
  3. Siapkan sumpit kemudian lapisi dengan koran yang diremas hingga membentuk bola sesuai ukuran yang diinginkan. Kemudian, rekatkan menggunakan solatip kertas mengelilingi bola koran. Pastikan bola koran yang dibuat menempel dengan kuat pada sumpit. Bisa pakai lem tembak untuk memperkuat.
  4. Selanjutnya tempelkan kain flanel warna merah menggunakan lem tembak pada seluruh bagian bola koran, hingga tidak terlihat bagian bola korannya. Atur sedemikian rupa, agar terlihat rapi dan memiliki ketebalan yang rata.
  5. Kemudian tempelkan sumpit dan bola koran yang telah tertutupi kain flanel pada bagian dalam pot. Agar tidak bergoyang dan memberi kesan rumput tambahkan kain flanel warna hijau di bagian dalam pot. 
  6. Untuk menambah daya tarik ikatkan kain atau pita pada bagian pot. 
  7. Daaaaannn.......TARRRRRRAAAAA....kreasi kain flanelnya jadi deh...dan siap dipajang di atas meja atau mau dijadikan souvenir untuk orang tersayang juga bisa. 
Selamat mencoba yaaaaa, semoga bermanfaat. Nantikan postingan kreasi lainnya ya...hehe

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Happy Crafting 😉


mencoba ngeblog lagi

Assalamualaikum Wr. Wb.

Kemarin malem dapet WA dari admin sekolah ibu Rita Kartika, katanya sore sepulang sekolah anak-anak akan ada pelatihan menulis di blog untuk Guru...wuih...tahun kemarin sebetulnya aku sudah buat blog dan sempat posting dua kali, tapi setelah itu selalu saja ada hal yang pada akhirnya menghambat aku untuk posting kegiatan mengajarku. Nah, semangat banget dong si aku untuk ikutan kegiatan ini, kebetulan pa Okky Tri Maryana yang jadi tutor kita, sedikit banyak mengenal beliau yang pernah menjadi partner HBT di tahun ajaran 2012/2013, dan kalau soal tulis menulis di blog beliau jagonya di Mutiara Bunda. Sore ini, sehabis mengajar langsung saja aku bersiap-siap ke aula, setelah salat Asar berjamaah, kami pun memulai kegiatan. Hmmm...ternyata eh ternyata...aku ga bisa login di akun blog, dan alhasil ga bisa deh ikut posting di blog bersama guru-guru Mutbun, hiks...sayang juga sih klo ganti akun, tapi daripada bermuram durja karena ga bisa posting, akhirnya aku buat lagi deh akun blog yang baru...blog baru...semangat baru juga untuk bercerita, berbagi pengalaman dan tentunya berbagi ilmu tentang crafting...iya crafting! Buat aku, nge-craft adalah me time yang paling mengasyikan, ciyus...hahaha...alay ya 

Ya sudah, ini posting pertama. Tunggu postingan selanjutnya (siapa juga yang nunggu? hahaha...kali aja ada)

Wassalamualaikum Wr. Wb.